Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label UNIQUE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNIQUE. Tampilkan semua postingan

10 fakta unik prosesor

10 fakta unik prosesor

10 Fakta Unik Tentang Prosesor

Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggris: Central Processing Unit; CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut UPS. Adapun mikroprosesor adalah UPS yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan UPS.

Nah pasti kalian sudah tidak asing lagi mendengar kata prosesor, namun tahukah Anda bahwa fakta - fakta unik dibawah ini tentang prosesor Anda. Nah berikut 10 fakta unik tentang prosesor :

1. Lebih panas dari kompor
Thermal power loss prosesor modern mencapai 125 watt per cm kuadrat yang kemudian menghasilkan panas. Sementara itu, pelat pemanas kompor listrik cuma berkisar antara 7 dan 10 watt per cm kuadrat.


2. Prosesor Nomor Satu
Intel 4004 merupakan mikroprosesor pertama. Prosesor ini dilempar ke pasaran pada tahun 1971 seharga 200dollar dan terdiri dari atas 2.300 transistor. Sebagai perbandingannya, Processor I7 dengan teknologi 45nm yang memiliki 731juta transistor.


3. Satu Milliar Transistor per Kepala
Pada tahun 2010, industri semikonduktor dunia akan memproduksi satu milliar transistor untuk setiap penduduk dunia. Menurut data dari Semiconductor Industry Associaton (SIA), pada tahun 2005 angka ini sudah mencapai 90juta transistor per penduduk.

4. CPU buatan Sendiri
Seorang Amerika, Steve Chamberlin, membangun sebuah cpu dengan mengguunakan Logic-Module dan sekitar 1.250 kabel untuk proyek “Big Mess of Wires” miliknya. Prosesor buatan sendiri dengan clock sebesar 2 MHz ini merupakan jantung dari sebuah komputer sederhana. Diperlukan 16 untuk menyelesaikannya.

5. Benda Bundar dengan Kelemahan yang mahal.
Lantaran bentuknya bundar, seperlima bidang wafer silikon ini tidak dapat digunakan untuk produksi chip. Tidak ada alternative lain yang berbentuk segi empat. Piringan hanya setebal 775 mikrometer ini diiris dari kristal-kristal silikon besar, ditarik dengan sebuah smelter dan bentuknya sudah bundar.

6. Pionir Era Silikon
Jack Kilby dinobatkan sebagai Bapak Prosesor. Insinyur dari perusahaan Texas Instrument ini membangun sebuah integrated circuit pertama pada tahun 1958, teridir atas sebuah oscilator pada sebuah pita germanium kecil. Sebagian pionir dalam mikroelektronik, Ia kemudia mendapat hadiah Nobel untuk Fisika pada tahun 2000.

7. Kontak ke Luar Angkasa
Dalam Film E.T. (1983), alien membangun sebuah perangkat communicator antarplanet. Core dari perangkat mainan “Speak & Spell” yang digunakan untuk berkomunikasi ini adalah TMC 2081 dari Texas Instrument dan merupakan Voice Synthesier Chip pertama.

8. Venus : CPU tercepat didunia
Saat ini, Venus menjadi prosesor tercepet didunia. Prosesor ini merupakan prototype dari Fujitsu yang dapat menyelesaikan 128 operasi komputer per detik. Kemampuan prototype ini kira-kira 2.5 lebih cepet daripada CPU intel terbaru.

9. Error Inside
Pada 1994, prosesor pentium muncul di pasaran dan ternyata tidak berfungsi secara normal. Saat proses pembagian, terjadi kesalahan pembulatan (roundoff error) mulai dari 5 angka desimal. Sebagai akibatnya, Intel mengeluarkan uang sebesar 475 juta dollar atas klaim prosesor ini.

10. Kelangkaan Silikon Tidak Terlihat
Silikon merupakan unsur kimia yang paling banyak digunakan setelah oksigen. Lantaran baik untuk pertumbuhan tulang, sebaiknya manusia paling tidak mengonsumsi silikon 30mg setiap hari. Menurut Wikipedia, silikon yang baik diperoleh dari bir. ( Tidak disarankan untuk minum bir lho, jgn salah paham yah..haha)
0 komentar

Masih pentingkah memilih prosesor?

Masih pentingkah memilih prosesor?

 
di masa lalu cukup mudah, hanya perlu memilih yang memiliki prosesor paling cepat. Namun hal serupa tidak berlaku di masa kini.

Dilansir dari Cnet. ada argumen yang sangat kuat bahwa kinerja prosesor saat ini, bahkan yang harganya murah di kelas entry level, telah mencapai tingkatan yang cukup untuk digunakan semua pengguna. Terutama mereka yang banyak menggunakan PC untuk mengetik, email dan jelajah internet.

Jelasnya, sebagian orang ada yang membutuhkan kemampuan proses sebesar-besarnya. Biasanya untuk pekerjaan yang intensif mengandalkan grafis, seperti game, pengeditan video dan Photoshop.

Untuk hal tersebutlah biasanya orang membutuhkan desktop atau laptop dengan kartu grafis yang bagus.

Ada faktor lain yang mempengaruhi kinerja PC secara keseluruhan. Misalnya, satu PC dengan prosesor Core i7, RAM 8GB dan hard drive 750GB berusia dua tahun bisa menjadi lebih lambat ketimbang laptop dual core murah yang berusia kurang dari satu tahun.

Alasannya adalah Windows. Pasalnya sebuah sistem yang didukung piranti lunak kelas atas pun tetap bisa jadi kacau ketika urat nadi Windows-nya tersumbat.

Hal ini bisa saja terjadi dalam jangka waktu 12 atau 18 bulan jika pengguna menginstall dan uninstall banyak piranti lunak pada sistem utama. Terlebih bila dibandingkan dengan laptop murah tersebut yang diisi tidak lebih dari Thunderbird dan Kingsoft Office.

0 komentar

prosesor yang di gunakan android

prosesor yang di gunakan android

Dibandingkan dengan OS Mobile lainnya, Android memiliki banyak pilihan untuk CPU yang bisa menjalankannya. Meskipun sebagian besar arsitektur CPU ponsel yang menggunakan Android adalah ARM, namun beberapa arsitektur CPU lainnya juga men-support Android, seperti MIPS dan Power Architecture. Berikut ini adalah beberapa CPU yang jamak ditemui di gadget-gadget yang menggunakan Android
  1. Qualcomm Snapdragon

    Selain digunakan untuk ponsel, Qualcomm Snapdragon juga bisa digunakan untuk Tablet PC. Sebagian besar CPU Snapdragon ini sudah mengadopsi arsitektur ARM diatas ARM 6, sehingga sudah kompatibel untuk menjalankan aplikasi berbasis Flash. Snapdragon ini menggunakan GPU (kartu grafis) terintegrasi bernama Adreno, yang menggunakan teknologi milik ATI (sebelumnya bernama Imageon). Bahkan, di tahun 2011 ini, Qualcomm berencana merilis Snapdragon yang sudah menggunakan teknologi dual core. Beberapa ponsel yang mengguanakan Snapdragon antara lain Dell Streak dan Sony Ericsson Xperia X10.
  2. Texas Instrument OMAP

    OMAP (Open Multimedia Application Platform) lebih dulu dikenal di dunia smartphone karena sempat digunakan sebagai otak dari beberapa seri Nokia, termasuk nokia N series (N90, N91, N95). OMAP generasi ketiga, sudah menggunakan ARM 7 dan ARM Cortex 8, sehingga juga bisa digunakan untuk menjalankan Flash. OMAP menggunakan GPU Power VR, yang tidak terintegrasi kedalam chip-nya. Power VR sendiri adalah salah satu GPU untuk ponsel terbaik, yang juga digunakan Samsung untuk Galaxy S-nya. Beberapa gadget yang menggunakan OMAP antara lain Motorola Milestone 2 dan Motorola Droid.
  3. Samsung Hummingbird
    Hummingbird adalah prosesor yang dikembangkan bersama oleh Samsung dan Intrinsity, sebuah perusahaan yang pada April 2010 lalu sudah diakuisisi oleh Apple. Prosesor ini berkekuatan 1GHz dan sudah menggunakan arsitektur ARM 8. GPU Hummingbird juga menggunakan Power VR, yang sudah mendukung teknologi rendering OpenGL ES 1.1/2.0. Power VR sendiri disebut-sebut sebagai salah satu GPU terbaik untuk ponsel Android, sehingga apabila kamu menginginkan gadget Android dengan spesifikasi besar dan GPU yang tangguh, maka Galaxy S yang menggunakan Hummingbird ini adalah salah satu pilihan terbaik.
  4. Nvidia Tegra

    Tegra bisa dianggap sebagai saingan berat dari Snapdragon karena sudah menggunakan prosesor dual core 1 GHz. Tegra juga sudah menggunakan arsitektur ARM 7 sehingga juga sudah bisa digunakan untuk menjalankan Flash. CPU ini menggunakan GPU yang dikembangkan oleh Nvidia sendiri, Ultra Low Voltage (ULV) GeForce, dan juga siap untuk menjadi penantang Adreno yang menggunakan teknologi dari Ati. Beberapa gadget yang sudah menggunakan Tegra ini antara lain Motorola Atrix, LG Optimus 2X, Motorola Droid Bionic, dan beberapa tablet PC lokal seperti Zyrex One Pad. Kini Tegra telah memasuki era quadcore (empat inti) lewat seri Tegra 3 yang sudah mulai dipasang di tablet mutakhir Asus Transformer Prime dan Smartphone HTC Edge.

Read more : http://www.teknoup.com/forum/topic/1239/jenis-jenis-prosesor-android-dan-teknologi-yang-diusungnya
0 komentar

Mengintip Cara Pembuatan Prosesor

Mengintip Cara Pembuatan Prosesor

Pasir, seperempat bagiannya terbentuk dari silikon, yakni unsur kimia yang paling berlimpah di muka bumi ini setelah oksigen. Pasir (terutama quartz), mempunyai persentase silikon yang tinggi di dalam bentuk Silicon Dioxide (SiO2) dan pasir merupakan bahan pokok untuk memproduksi semiconductor.
Setelah memperoleh mentahan dari pasir dan memisahkan silikonnya, materiil yang kelebihan dibuang. Lalu, silikon dimurnikan secara bertahap hingga mencapai kualitas 'semiconductor manufacturing quality', atau biasa disebut 'electronic grade silicon'. Pemurnian ini menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat dimana 'electronic grade silicon' hanya boleh memiliki satu 'alien atom' di tiap satu milyar atom silikon. Setelah tahap pemurnian silikon selesai, silikon memasuki fase peleburan. Dari gambar di atas, kita bisa melihat bagaimana kristal yang berukuran besar muncul dari silikon yang dileburkan. Hasilnya adalah kristal tunggal yang disebut 'Ingot'.
Kristal tunggal 'Ingot' ini terbentuk dari 'electronic grade silicon'. Besar satu buah 'Ingot' kira-kira 100 Kilogram atau 220 pounds, dan memiliki tingkat kemurnian silikon hingga 99,9999 persen.
Setelah itu, 'Ingot' memasuki tahap pengirisan. 'Ingot' di iris tipis hingga menghasilkan 'silicon discs', yang disebut dengan 'Wafers'. Beberapa 'Ingot' dapat berdiri hingga 5 kaki. 'Ingot' juga memiliki ukuran diameter yang berbeda tergantung seberapa besar ukuran 'Wafers' yang diperlukan. CPU jaman sekarang biasanya membutuhkan 'Wafers' dengan ukuran 300 mm.
Setelah diiris, 'Wafers' dipoles hingga benar-benar mulus sempurna, permukaannya menjadi seperti cermin yang sangat-sangat halus. Kenyataannya, Intel tidak memproduksi sendiri 'Ingots' dan 'Wafers', melainkan Intel membelinya dari perusahaan 'third-party'. Processor Intel dengan teknologi 45nm, menggunakan 'Wafers' dengan ukuran 300mm (12 inch), sedangkan saat pertama kali Intel membuat Chip, Intel menggunakan 'Wafers' dengan ukuran 50mm (2 inch).
Cairan biru seperti yang terlihat pada gambar di atas, adalah 'Photo Resist' seperti yang digunakan pada 'Film' pada fotografi. 'Wafers' diputar dalam tahap ini supaya lapisannya dapat merata halus dan tipis.
Di dalam fase ini, 'Photo Resist' disinari cahaya 'Ultra Violet'. Reaksi kimia yang terjadi dalam proses ini mirip dengan 'Film' kamera yang terjadi pada saat kita menekan shutter (Jepret!).

Daerah paling kuat atau tahan di 'Wafer' menjadi fleksibel dan rapuh akibat efek dari sinar 'Ultra Violet'. Pencahayaan menjadi berhasil dengan menggunakan pelindung yang berfungsi seperti stensil. Saat disinari sinar 'Ultra Violet', lapisan pelindung membuat pola sirkuit. Di dalam pembuatan Processor, sangat penting dan utama untuk mengulangi proses ini berulang-ulang hingga lapisan-lapisannya berada di atas lapisan bawahnya, begitu seterusnya.

Lensa di tengah berfungsi untuk mengecilkan cahaya menjadi sebuah fokus yang berukuran kecil.
Dari gambar di atas, kita dapat gambaran bagaimana jika satu buah 'Transistor' kita lihat dengan mata telanjang. Transistor berfungsi seperti saklar, mengendalikan aliran arus listrik di dalam 'Chip' komputer. Peneliti Intel telah mengembangkan transistor menjadi sangat kecil sehingga sekitar 30 juta 'Transistor' dapat menancap di ujung 'Pin'.
Setelah disinari sinar 'Ultra Violet', bidang 'Photo Resist' benar-benar hancur lebur. Gambar di atas menampakan pola 'Photo Resist' yang tercipta dari lapisan pelindung. Pola ini merupakan awal dari 'transistors', 'interconnects', dan hal yang berhubungan dengan listrik berawal dari sini.
Meskipun bidangnya hancur, lapisan 'Photo Resist' masih melindungi materiil 'Wafer' sehingga tidak akan tersketsa. Bagian yang tidak terlindungi akan disketsa dengan bahan kimia.
Setelah tersketsa, lapisan 'Photo Resist' diangkat dan bentuk yang diinginkan menjadi tampak.
'Photo Resist' kembali digunakan dan disinari dengan sinar 'Ultra Violet'. 'Photo Resist' yang tersinari kemudian dicuci dahulu sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, proses pencucian ini dinamakan 'Ion Doping', proses dimana partikel ion ditabrakan ke 'Wafer', sehingga sifat kimia silikon dirubah, agar CPU dapat mengkontrol arus listrik.
Melalui proses yang dinamakan 'Ion Implantation' (bagian dari proses Ion Doping) daerah silikon pada 'Wafers' ditembak oleh ion. Ion ditanamkan di silikon supaya merubah daya antar silikon dengan listrik. Ion didorong ke permukaan 'Wafer' dengan kecepatan tinggi. Medan listrik melajukan ion dengan kecepatan lebih dari 300,000 Km/jam (sekitar 185,000 mph)
Setelah ion ditanamkan, 'Photo Resist' diangkat, dan materiil yang bewarna hijau pada gambar sekarang sudah tertanam 'Alien Atoms'

Transistor ini sudah hampir selesai. Tiga lubang telah tersketsa di lapisan isolasi (warna ungu kemerahan) yang berada di atas transistor. Tiga lubang ini akan diisi dengan tembaga, yang berfungsi untuk menghubungkan transistor ini dengan transistor lain.
'Wafers' memasuki tahap 'copper sulphate solution' pada tingkat ini. Ion tembaga disimpan ke dalam transistor melalui proses yang dinamakan 'Electroplating'. Ion tembaga berjalan dari terminal positif (anode) menuju terminal negatif (cathode).
Ion tembaga telah menjadi lapisan tipis di permukaan 'Wafers'.
Materiil yang kelebihan dihaluskan, meninggalkan lapisan tembaga yang sangat tipis.
Nah udah mulai ribet. Banyak lapisan logam dibuat untuk saling menghubungkan bermacam-macam transistors. Bagaimana rangkaian hubungan ini disambungkan, itu ditentukan oleh teknik arsitektur dan desain tim yang mengembangkan kemampuan masing-masing processor. Dimana chip komputer terlihat sangat datar, sebenarnya memiliki lebih dari 20 lapisan untuk membuat sirkuit yang kompleks. Jika kamu melihat dengan kaca pembesar, kamu akan melihat jaringan bentuk sirkuit yang rumit, dan transistors yang terlihat futuristik, 'Multi-Layered Highway System'.
Ini hanya contoh super kecil dari 'Wafer' yang akan melalui tahap test kemampuan pertama. Di tahapan ini, sebuah pola test dikirimkan ke tiap-tiap chip, lalu respon dari chip akan dimonitor dan dibandingkan dengan 'The Right Answer'.
Setelah hasil test menunjukan bahwa 'Wafer' lulus, 'Wafer' dipotong menjadi sebuah bagian yang disebut 'Dies'. Coba juragan lihat, proses yang bener-bener ribet tadi ternyata hasilnya kecil doank. Pada gambar paling kiri itu ada 6 kelompok 'Wafer', pada gambar kanannya udah berapa 'Wafer' tuh !?!?
'Dies' yang lulus test, akan diikutkan ke tahap selanjutnya yaitu 'Packaging'. 'Dies' yang tidak lulus, dibuang dengan percumanya T_T. Ada hal yang lucu beberapa tahun lalu, Intel membuat kunci dari 'Dies' yang tidak lulus ini ^^. Ada EBAYnya lho, ayo juragan yang tertarik beli, soalnya tinggal 4.
Ini adalah gambar satu 'Die', yang tadinya dipotong pada proses sebelumnya. 'Die' pada gambar ini adalah 'Die' dari Intel Core i7 Processor.

Lapisan bawah, 'Die', dan 'Heatspreader' dipasang bersama untuk membentuk 'Processor'. Lapisan hijau yang bawah, digunakan untuk membentuk listrik dan 'Mechanical Interface' untuk Processor supaya dapat berinteraksi dengan sistem PC. 'Heatspreader' adalah 'Thermal Interface' dimana solusi pendinginan diterapkan, sehingga Processor dapat tetap dingin dalam beroperasi.

'Microprocessor' adalah produk terkompleks di dunia ini. Faktanya, untuk membuatnya memerlukan ratusan tahap dan yang kita uraikan sebelumnya hanyalah yang penting saja.
Selama tes terakhir untuk Processor, Processor di tes karakteristiknya, seperti penggunaan daya dan frekwensi maksimumnya.
Berdasarkan hasil test sebelumnya, Processor dikelompokan dengan Processor yang memiliki kemampuan sama. Proses ini dinamakan dengan 'Binning', 'Binning' ditentukan dari frekwensi maksimum Processor, kemudian tumpukan Processor dibagi dan dijual sesuai dengan spesifikasi stabilnya.
Prosessor yang sudah dikemas dan dites, pergi menuju pabrik (misalnya dipake Toshiba buat laptopnya) atau dijual eceran (misalnya di toko komputer)
0 komentar

Frankenstin manusia robot memiliki 200 prosesor

Frankenstin manusia robot memiliki 200 prosesor

Frankenstein Manusia Robot Memiliki 200 Prosesor

Dalam sebuah adegan yang tidak akan terlihat keluar dari tempat di blockbuster fiksi ilmiah, para peneliti telah meluncurkan pertama di dunia, berbicara manusia bionik lengkap dengan sistem peredaran darah dan jantung yang berdetak.

Disebut Frank, singkatan Frankenstein, robot enam kaki terdiri dari bagian-bagian tubuh buatan yang disumbangkan oleh berbagai pusat penelitian dari seluruh dunia, memiliki 200 prosesor dan tercakup dalam lebih dari satu juta sensor.

Ini dirancang oleh Dr Bertolt Meyer dari University of Zurich, dibangun oleh sebuah tim insinyur di London dan saat ini dipamerkan di Museum Smithsonian di Washington sebagai bagian dari The Incredible pameran Man Bionic.



Tujuannya bukan untuk menggantikan manusia, "kata Dr Meyer.

"Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan teknologi untuk memperbaiki orang patah."

Dr Meyer adalah seorang psikolog sosial dan merupakan model untuk Frank karena ia memiliki tangan bionik sendiri.

Sebanyak 200 prosesor dipasang pada Frank yang didukung melalui 70 papan sirkuit dan 26 motor individu.


Kulit robot memiliki lebih dari satu juta sensor yang dapat mendeteksi sentuhan dan perubahan suhu.

Para insinyur London dibangun Frank menggunakan 28 dari 'paling maju bagian tubuh buatan yang tersedia saat ini dari laboratorium dan pusat penelitian di seluruh dunia serta organ sintetis implan.

Wajah Frank kemudian terbuat dari silikon dan merupakan replika dari Dr Meyer.
 


 
Insinyur dirancang Man Bionic untuk memungkinkan beberapa bagiannya 'manusia' untuk beroperasi tanpa tubuh.

Sebagai contoh, meskipun robot ini dilengkapi dengan kaki, tapi tidak punya otak untuk membuat mereka bekerja, melainkan dikendalikan dari jarak jauh melalui komputer yang terhubung melalui Bluetooth.

Frank mampu berjalan dan dapat berbicara dan menjawab pertanyaan dengan bantuan kontro manusia, melalui laptop.
 



Nama Frank diambil dari novel Maria Shelley di mana karakter Victor Frankenstein menciptakan rakasa hidup dari bagian tubuh manusia. Ini citra Boris Karloff diambil dari Film 1.931 Frankenstein.


Dalam buku yang diterbitkan awalnya tahun 1818, Victor Frankenstein menciptakan rakasa hidup dari bagian tubuh manusia.

Frank juga mengingatkan pada robot Terminator yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger dalam film 1984 dengan nama yang sama dan Six Million Dollar Man, dimainkan oleh Lee Majors pada tahun 1970, adalah seorang astronot fiksi dengan kaki bionik yang disebut Steve Austin.

  
Jantung dan organ lain dalam sistem peredaran darah dibangun oleh Alex Seifalian, seorang profesor Nanoteknologi dan Regenerative Medicine di University College London, menggunakan polimer yang dirancang khusus yang membangun organ implan bentuk apapun.

Bagian tubuh buatan lainnya ditampilkan dalam Man Bionic termasuk jantung dari Sistem SynCardia di Tucson, Arizona, mata kaki dan kaki dari Biom di Bedford, Massachusetts, paru-paru dari Haemair Ltd di Inggris, telinga dari koklea di Australia; pankreas dari De Montfort University di Inggris, dan prototipe ginjal dari University of California, San Francisco.
 
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PROCESSOR - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger